💧🌈☀️

Petualangan Siklus Air

Media Pembelajaran IPAS • Kelas 5 SD

Jelajahi perjalanan air bersama Tetes si Penjelajah!

Halo, Penjelajah Cilik! 👋

Aku Tetes! Ayo ikuti perjalananku dari laut menuju awan, turun menjadi hujan, lalu kembali lagi ke bumi.

Siap belajar, bereksperimen, dan bermain?

🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti petualangan ini, kamu diharapkan mampu:

✅ Menjelaskan pengertian siklus air.
✅ Mengidentifikasi proses penguapan, pengembunan, hujan, dan peresapan air.
✅ Menjelaskan peran tumbuhan dalam siklus air.
✅ Menganalisis faktor yang memengaruhi proses siklus air.
✅ Melakukan percobaan sederhana melalui simulasi.
✅ Menjelaskan pentingnya menjaga lingkungan agar siklus air tetap berlangsung dengan baik.

📚 Mengenal Siklus Air

Siklus air adalah perjalanan air yang berlangsung terus-menerus dari permukaan bumi ke atmosfer dan kembali lagi ke bumi. Air dapat berubah menjadi uap, membentuk awan, turun sebagai hujan, kemudian mengalir atau meresap ke dalam tanah.

Evaporasi Kondensasi Presipitasi Infiltrasi Aliran Transpirasi
☀️💨

1. Evaporasi

Panas matahari mengubah air di laut, sungai, dan danau menjadi uap air yang naik ke udara.

🌳💧

2. Transpirasi

Tumbuhan melepaskan uap air ke udara, terutama melalui bagian daun.

☁️

3. Kondensasi

Uap air yang mendingin berubah menjadi titik-titik air kecil atau kristal es yang dapat membentuk awan.

🌧️

4. Presipitasi

Air dari awan jatuh ke bumi sebagai hujan, salju, atau hujan es.

🌱

5. Infiltrasi

Sebagian air hujan meresap ke dalam tanah dan dapat menambah cadangan air tanah.

🏞️

6. Aliran Permukaan

Air mengalir di atas tanah menuju parit, sungai, danau, atau laut.

💡 Tahukah Kamu?

Air yang kita gunakan hari ini mungkin pernah menjadi bagian dari awan, sungai, bahkan lautan pada masa yang sangat lama. Siklus air terus berlangsung karena energi matahari dan gaya gravitasi.

🌤️ Faktor yang Memengaruhi Siklus Air

☀️

Suhu

Semakin hangat permukaan air, umumnya semakin cepat air menguap.

🌬️

Angin

Angin membantu membawa uap air dari permukaan sehingga penguapan dapat berlangsung lebih cepat.

💦

Kelembapan

Udara yang lebih kering biasanya memungkinkan air menguap lebih cepat daripada udara sangat lembap.

🌳

Vegetasi

Pohon melepaskan uap air melalui transpirasi dan akarnya membantu air masuk ke tanah.

🌱

Kondisi Tanah

Tanah berpori membantu air meresap, sedangkan permukaan tertutup beton menghambat peresapan.

⛰️

Bentuk Permukaan Bumi

Daerah pegunungan dapat memengaruhi gerakan udara dan pembentukan hujan. Kemiringan lahan juga memengaruhi aliran air.

🌎 Contoh dalam Kehidupan

Ketika halaman sekolah dipenuhi beton, air hujan lebih sulit meresap dan lebih banyak mengalir di permukaan. Menanam pohon dan menyediakan area resapan dapat membantu mengurangi genangan.

🔬 Laboratorium Siklus Air

Ubah kondisi lingkungan dan amati bagaimana proses penguapan serta peresapan air berubah.

Hasil Pengamatan

Indeks penguapan
50
Indeks kemampuan resapan
50

Indeks 0–100 merupakan model pembelajaran sederhana, bukan pengukuran cuaca atau hidrologi yang sebenarnya. Curah hujan, jenis tanah, dan faktor lain belum dihitung.

🎮 Game: Misi Tetes Air

Misi: Susun perjalanan air mulai dari air laut yang menguap, membentuk awan, turun sebagai hujan, kemudian kembali menuju laut.

Tekan kartu proses sesuai urutan yang benar.

Urutan pilihanmu:

Belum ada pilihan.

🌟 Tantangan Berpikir

Apakah semua air hujan langsung mengalir ke laut?

📝 Latihan 20 Soal

🏆

Siap Menguji Pengetahuanmu?

Tersedia 20 soal pilihan ganda. Pilih satu jawaban untuk setiap soal. Setelah menjawab, kamu akan mendapatkan pembahasan dan pada akhir latihan memperoleh nilai.

© 2026 • dikembangkan oleh Arief Qosim