Fakta di balik Lego, Permainan Edukatif

Sudah tidak asing lagi nama Lego di telinga kita. Benda kecil berwarna-warni berbentuk kubus dan persegi dan beberapa bentuk lain lucu yang dapat disusun membentuk benda unik. Benda kecil ini tidak hanya dimainkan oleh anak-anak, namun orang tua pun juga sudah mulai ketagihan. Bentuk hasil rakitan lego memang tidak masuk akal dan lucu, namun kegiatan merakit Lego ini (khususnya anak-anak) dapat meningkatkan pola berpikir dan daya imajinasi serta peningkatan kemampuan motorik menjadi lebih terampil.legosip

Christiana & Mahmudah  menyatakan bahwa permainan Lego adu cepat dapat memberikan berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan motorik halus anak TK (sumber). Bahkan Trisnawati juga menyatakan bahwa permainan lego secara efektif dapat meningkatkan kreativitas anak TK (sumber).Lebih lanjut Indah & Zainul mengemukakan bahwa penggunakan lego dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak TK (sumber). Memang benar sekali, lentik jari-jemari anak semakin banyak bergerak dan otot tangan anak semakin lincah memasang, merakit, melepas Lego. Konsentrasi anak anak terfokus pada Lego. Bahkan Lego dapat mengasah jiwa sosial anak ketika bermain dengan teman-temannya.

p_20161002_090901 p_20161002_090913 p_20161002_090939 p_20161002_091006

Hal yang menarik mengenai Lego yaitu Lego Fundation sang perusahaan pendiri Lego bekerja sama dengan universitas terkemuka di dunia, antara lain Massachusetts Institute of Technology,University of Cambridge, Tsinghua University, Aarhus University, Harvard Graduate School of Education, University of Copenhagen, Tufts University dan  BRAC University untuk terus mengembangkan, berbagi, dan mendukung pembelajaran melalui Lego (sumber).

Apakah kaliah sudah punya Lego?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *